Saturday, April 18, 2009

uang palsu untuk penjual es

namanya dwi, setiap hari mangkal di batu 10, di bawah pohon seberang kiri jalan ke arah kijang kencana. hanya ingin merasakan cendolnya, saat siang itu saya duduk di sampingnya. lantas dia cerita, baru-baru ini ditipu orang. ada orang membeli segelas es cendolnya seharga rp4 ribu. dan dia membayar dengan selembar rp100 ribu.

pas lagi ramai, biasanya dwi menyimpan terlebih dahulu lembaran uang dengan nilai di atas rp10 ribu. tetapi siang itu ia keburu melayani pembeli misterius tadi. kalau mengatakan tak ada kembalian, namanya menolak pembeli. ya sudah, si lelaki bersepeda motor akhirnya mendapatkan segelas es pesanannya. ia minta dibungkus.

duitnya masih sisa rp96 ribu. dwi menghitungnya kembali sebelum menyerahkan kembalian itu. begitu diserahkan, si lelaki langsung tancap gas. seolah ia yakin kembalian yang diterimanya jumlahnya benar. dwi berniat memasukkan rp100 ribu tadi, dan saat itulah ia melihat ukuran uang itu lebih lebar dibandingkan uang dengan nilai yang sama. penasaran, pedagang yang sehari kadang untungnya tak sampai rp100 ribu ini menanyakan keabsahan uang rp100 ribu ke pemilik toko terdekat.

dan lemaslah lutut dwi. dipastikan uang itu palsu. toh dwi hanya pedagang kecil. yang dilakukannya hanya pulang tanpa menunggu sisa es cendolnya habis.

No comments:

Post a Comment