Saturday, March 21, 2009

tiang listrik depan rumah

melepaskan dahaga, dari kijang siang itu aku mampir ke kedai milik bu ani yang terletak di km 18. depan jalan masuk ke smp negeri 3 kijang, kabupaten bintan. dari sekedar nanya dari mana, akhirnya ibu berusia paroh baya ini menunjuk tiang listrik di depan rumahnya.

bukannya pamer meski rumahnya sederhana tetapi lsitrik 24 jam nyala, melainkan mengeluh karena tiang listrik itu. usut punya usut, ternyata tiang itu sudah berdiri tahunan, tetapi rumah bu ani sendiri belum tersentuh jaringan listrik pln. untuk nonton teve, keluarganya menggunakan genset. akibatnya, ia kembali bercerita, "kulkas saya usianya cuma tiga bulan."

bukan hanya kepingin merasakan betapa nikmatnya berlangganan listrik pln, bu ani sampai ngiler, mungkin kebawa sampai mimpi. entah sudah berapa kali ia mengajukan diri sebagai pelanggan baru, ke kijang, ke tanjungpinang. nyatanya sampai kemarin ia balum juga bisa merasakan nama besar pln. bahkan ia berani membayar belasan juta bagi orang yang bisa mengusahakan aliran listrik pln ke rumahnya.

ada dua deretan tiang di depan rumah pedagang kecil ini. berseberangan jalan adalah tiang zaman dahulu, lebih kecil dan lebih pendek. yang terakhir yang berada persis di depan rumahnya.

No comments:

Post a Comment